RSS

Ahirnya berahir tanpa ahiran terahir


Ahirnya kalimat itu kau ucap
Disiang ketika rindu makin berharap
Nun dikejauhan kau hempas petaka
Gontaiku tak mampu maknai kata

Belum lama romansa masih berhambur
Masih terasa janji diatur teratur
Terperanjat, terhuyung, terdiam
Sekejap hingar mampu kau buat mencekam

Kelelakian ini tak sudi diam
Blingsatan, meronta, meraung geram
Tiada nyana rusukku mampu menusukku
Kejam, keji, bengis, dingin, membeku

Akirnya berahir tanpa ahiran terahir
Membunuh luka cinta dengan luka getir
Seperti tak punya Tuhan
Berlaku bak Tuhan menghukum makhluk Tuhan

Duh Gusti untuk lukanya kumohon ampun
Duh gusti untuk tangisnya kuminta ampun
Duh gusti tapi ku berat
Duh gusti aku tak rela
Hukumlah dia atas keputusannya
Ganjarla dia atas jumawanya
Kembalikan padaku dalam sesal dan airmata
Atas nama cinta kumohon terlaksana

 

Comments are closed.

 
%d bloggers like this: