RSS

Tentang cinta sejati yang takkan pernah habis


Menyimpan rindu disaku lusuh.
menikmati kian menipisnya gairah sumringah kau terhadapku.
Sungguh pekerjaan yang melelahkan sahwat cintaku.
Tak mampu selain menerima apa berlaku.

Kandidat datang silih berganti.
Seperti juri kau dudukan aku tanpa peduli.
Sedang hati kian menjerit lirih.
Karna tak dimungkinkan berkancah merebut mahkota cinta sejati.

Mengapa dogma ini begitu kaku?.
Sedang firmanNya tak secuil menyentil ini prilaku.
Jadi haram yang nyata – nyata halal.
Tak tersisakan ruang untuk ku berlaku nakal.

Janjiku terpatri menembus langit ke tujuh.
Bahwa kaulah permaisuri di singgasanaku nan riuh.
Ketika kini smua jalan dipaksa buntu.
Maka sesungguhnya esok masih milik Tuhanku.

Menyerahlah pada hari – hari yang terus mentertawai.
Mendekatlah pada lelaki – lelaki yang kau anggap mumpuni.
Hianatilah cinta yang telah kuhianati.
biar kutuai baday dari angin yang telah kutaburi.

Jika masih bisa meminta dan mengais.
Jangan pernah kikis meski segaris.
Meski harimu tak lagi menagis.
Inilah kisah nyata nan tragis,
Tentang cinta sejati yang takkan pernah habis.

Duhai kekasih yang menjauh kian.
Ijinkan ku tak rela menatap kepedihan.
Karna kau patut diperjuangkan.
Karna aku paling layak tuk mendapatkan.

 

One response to “Tentang cinta sejati yang takkan pernah habis

  1. sudutmasdud

    December 14, 2015 at 5:06 pm

    Please God help me

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: