RSS

kawan lama


Tidakkah tersisa ruang masa dimana kaki – kaki kecil kita berlompatan meraih cita?.
Masa dimana keriangan menjadi bunga dan mimpi adalah kupu – kupu.

Kini ia tlah menjadi mozaik – mozaik yang bertebaran menghias pelangi.
Namun hingar itu, kenakalan itu, dan kepolosan itu sudahkah buyar sebuyar mozaik itu?
Dita yang pintar, yanti yang cantik, dudi yang manis, serta boim yang garuk – garuk? ah sulit rasanya tak mebingkainya dengan manis di dinding – dinding kenangan.

Waktu boleh saja kejam menghancur leburkan cerita.
Namun ia belum lagi usai.
Meski dengan cawan berbeda, mozaik itu masih mungkin dikais,
jika cinta memeluk kita
dalam rindu yang tak sudi terkikis.

Kita telah membunuh hari dengan bekerja, merajut esok dengan asa,
membina bahagia dengan kekasih tercinta,
Maka mari sambangi rindu dengan berjumpa.

Masdud

Advertisements
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: