RSS

puisi kelelahan


Mengepaklah duhai sayapku, jangan dulu lunglai
Setidaknya perlahan, temani kerjaku usai

Penat ini bak topan menggulung senja
Tidak cuma kaburkan pandangan mata, namun sapukan semangat yg memang mulai terbata

Apa lacur, janji tlah terlempar ke pasar ramai
Tak lain tunaikan kata meski peluh dan tenaga tak lagi punya seringai
Selangkah demi selangkah meski terseok
Selamatkan muka agar tak keok

Mengepaklah duhai sayapku, jangan dulu lunglai
Setidaknya perlahan, dan bawaku sejenak terbuai

Masdud
Minggu, 26 juni 2011
Margonda residence

Advertisements
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: